Flowchart adalah peta jalan program kita. Sebelum menulis satu baris kode pun, membuat flowchart membantu kita berpikir sistematis dan menghindari bug.
🎯 Tujuan Pembelajaran:
- Memahami simbol-simbol standar flowchart
- Membuat flowchart sistem Smart Trashbin
- Menggunakan flowchart sebagai panduan penulisan kode
Simbol Flowchart Standar
| Simbol | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| ⬭ Oval | Terminal | Titik Mulai dan Selesai program |
| ▭ Persegi | Proses | Aksi atau operasi (mis. buka servo) |
| ◇ Wajik | Keputusan | Kondisi if/else — percabangan |
| ▱ Jajaran genjang | I/O | Membaca input atau menampilkan output |
| → Panah | Alur | Arah jalannya program |
Flowchart Smart Trashbin
[MULAI]
↓
[Inisialisasi: Servo = 0°, LED mati]
↓
[Baca Sensor Ultrasonik]
↓
◇ Jarak < 20 cm? ◇
YA ↙ ↘ TIDAK
↓ ↓
[Nyalakan LED Hijau] [Matikan LED]
↓ ↓
[Buka Tutup: 90°] [Servo = 0°]
↓ ↑
[Tunggu 3 detik] │
↓ │
[Tutup: Servo = 0°] ─────┘
↓
[Kembali ke Baca Sensor]
Langkah membuat flowchart yang baik:
- Mulai dari terminal "MULAI"
- Identifikasi semua kondisi input yang mungkin terjadi
- Gambar proses langkah per langkah secara berurutan
- Tambahkan wajik keputusan di setiap percabangan logika
- Pastikan semua jalur memiliki akhir atau kembali ke loop
- Review: apakah ada skenario yang belum ditangani?